Cerita Mini: Keyakinan



SEBUAH KEYAKINAN
Jumlah kata isi: 200

Seorang siswi berseragam putih biru, berjalan di bawah sengat matahari, kutepikan angkot.

"Karang asam, Neng?"

Wajahnya terbasuh keringat, tampak ragu tapi akhirnya masuk. 

Kemudian beberapa penumpang naik turun dalam perjalanan dan aku masih menyempatkan mengisi bahan bakar. Tersisa lima belas ribu rupiah dalam kotak uang.

"Pak, ujung jembatan, ya!" Suara si siswi SMP.

"Bentar, Neng."

Angkot berhenti sekitar sepuluh meter sebelum tujuan, si gadis turun lalu terdiam di jendela.

"Pak, saya nggak ada uang," lirihnya, "tadi nggak niat naik, tapi bapak nawarkan dan saya juga lelah--"

"O, ya sudahlah," potongku, iba menatap wajah kuyunya. Setelah berterimakasih, si gadis berlalu.

"Neeeng!" 

Gadis itu berbalik.

"Rumahnya di mana?"

"Mangkupalas, Pak."

Wah, masih sekitar 4-5 km lagi. Kupandang kotak uang. 

"Sini! Ambil buat nyambung angkot!"

Wajah itu tampak bingung, kuanggukkan kepala memastikan, akhirnya mendekat dan mengambil uang sepuluh ribu rupiah yang kusodorkan. 

"Makasih banyak, ya, Pak!" Berkali-kali terucap dari bibir keringnya.

Kujawab dengan senyum, teringat sulungku yang sedang sakit di rumah, mungkin seusia.

**********

Hari mulai gelap, nanar kutatap kotak uang yang isinya belum seberapa. Hatiku mulai bergetar.

'Ya Allah, kuyakin rezeki tak 'kan tertukar.'

Tiba-tiba pundakku ditepuk.

"Bang, carter ke Terminal Lempake dua ratus ribu, mau, ya?"

Alhamdulillah, Barakallah … wajahku tersenyum.

- Masjid Al Ma'ruf, 12 Mei 2019 -

0 Response to "Cerita Mini: Keyakinan"

Post a Comment

Popular Posts

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel