Pentigraf: Malam Pertama

#Bumi_ChallengeM2M

Memenuhi paksaan @deva yana (nggak ke-tag 'kan, maksa siihhh, hahahaha)

Tema: Malam Pertama
Judul: Arjuna Pelengkap
(202 kata)

Pesta meriah bernuansa merah jambu yang dihadiri seribu lebih undangan baru saja berakhir. Ruang pesta  yang tadinya indah dan megah, menyisakan suasana lengang dengan kursi-kursi yang berantakan dan sampah berserakan. Arjunaku menuntun menuruni tangga pelaminan. Diiringi tatap beberapa pasang mata keluarga, yang menemani hingga pesta usai. Menuju sebuah mobil mewah berwarna hitam yang terparkir persis di depan pintu gedung. Kendaraan honeymoon, yang akan membawa kami ke villa milik keluarganya, di Puncak. Perlahan mobil bergerak, bersamaan dengan bergesernya jarum jam di pergelangan tanganku menuju tengah malam.

Dua jam perjalanan tidak lantas membuat Arjunaku lelah. Semangat malam pertama telah disinyalkannya sejak di dalam mobil. Tangan yang begitu cekatan, menjamah setiap inci bagian tubuhku. Jika saja tak ingat supir, mungkin dia sudah membuatku tak berdaya. Pakaian pengantin terserak di lantai, gerakannya buas bak macan kelaparan. Kucoba mengimbangi panasnya, dengan membuat gerakan-gerakan yang makin memicu gairah.

Titik puncak kepuasan pun terlampaui, tersisa kelelahan pada wajahnya yang pucat. Bercak darah memenuhi sprei dan selimut, tapi tidak menghalangi tubuhnya terbaring polos di atas ranjang. Perlahan aku beringsut, menuju westafel. Menyalakan keran dan mencuci muka. Menatap cermin, lalu tersenyum, "Masih sangat cantik, untuk perempuan berusia tiga ratus tahun," lirihku, lalu meludahkan sisa darah ke westafel.

- Di balik layar JEMARI, 9 Juni 2020 -

0 Response to "Pentigraf: Malam Pertama"

Post a Comment

Popular Posts

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel