Kerja Sama: Tim Building: Amal Jama'i
SEMINAR SS CIANJUR
"TIM BUILDING"
26 Juli 2021
Assalamualaikum
Selamat bertemu lagi sama Mommy, bagi yang udah pernah ketemu. Buat yang baru ketemu, salam kenal yaa.
Supaya yang baru ketemu ga penasaran, terus nanti malam pas tidur ngigo2 manggil Mommy. Mom infoin aja siapa Mommy, yaa ....
Ibu dari 3 gadis; sulung 19, kedua 13 dan bungsu 8 tahun. Keturunan Minang, yang lahir di Jakarta, lalu merantau ke Samarinda.
Mengenal dunia literasi Sept 2018, mulai memberanikan diri menulis Nov 2018. Mulai benar2 tekun belajar nulis Jan 2019, hampir setahun memaksa diri menulis setiap hari.
Untuk apa? Agar bisa menulis yang benar dan baik, agar bisa menyampaikan semua yang terpikir di otak, dan jika tulisan itu bermanfaat untuk orang lain, berharap itu bisa menjadi amal jariyah.
Hari ini, Mom diundang oleh admin Sajak Senja Cianjur, terima kasih atas kepercayaannya 🙏 ... semoga semua admin dan member SS Cianjur selalu kompak, sehat, dan selalu bahagia. Begitu juga kalian yang hari ini hadir di ruang virtual kita ini. Semoga hidupnya berkah, dan semua cita-cita Allah ijabah.
Duh, Mom ga bisa bikin opening panjang kek Anul. Hehe .... Mom to the point, aja dah, ya.
Sedikit tahu sih alasan mengapa tema "TIM BUILDING ini diangkat. Ingin mencari formulasi bagaimana membangun sebuah grup agar hidup, jelas, kreatif dan terarah.
Untuk pembahasan soal admin, sudah dipaparkan oleh Muhammad Aenul Hamzah, ya! Calon mantu. Eh ... hehehe.
So, sekarang Mom mau bahas dari sisi member. Mom kasih judul:
Menjadi Member dan Temannya Member yang Baik
Kenapa Member? Ya, kan adminnya udah dibahas ma Anul
Kenapa Baik? Karena di sosmed, kebenaran itu sulit dibuktikan. Padahal yang namanya akhlak itu harusnya benar dulu baru baik, tapi karena ini dunia maya ... maka kita pake standart "baik" saja.
Baik seperti apa?
Baik selayaknya pemikiran manusia normal: kata-kata yang digunakan sopan berstandart umum--bukan standart diri sendiri!
Misalnya waktu Mom koment ke salah satu member SSBo "gelo", mereka langsung heboh. Persepsi Mommy, gelo itu kek orang oleng yang sedang melakukan hal konyol dan lucu. Ternyata dalam bahasa Sunda, gelo artinya gila.
Nahloo! Lalu? Yaa, Mom tidak berusaha membela diri. Mom minta maaf, dan berusaha untuk tidak mengulang.
Lalu seperti apalagi baik? Berusaha taat peraturan grup, mengikuti program grup, menjawab teguran admin atau member lain, dan yang harus adalah ... berusaha mengenal member lain!
Kenapa mengenal member lain itu harus?
Ya jelaslah harus, bagaimana kita bisa berada dalam sebuah komunitas tanpa saling mengenal? Bagaimana bisa menentukan dan menjalankan program kalau tak saling kenal? Yang ada grupnya sepi, gada yang saling tag or koment, ga ada becandaan, ga ada saling kasih saran. Grup perlahan senyap ... ujung2nya hidup segan mati tak mau.
Sekarang tanyakan pada diri sendiri, apakah anda sudah menjadi member yang baik?
"Aduh, Mom, saya orangnya introvert. Nggak bisa negur duluan?"
What?
Itu introvert apa sombong?
Kalian tahu, introvert itu gada hubungannya sama pendiam, pemalu, ga bisa negur, susah bergaul, lebih senang menyendiri. Itu mah bukan introvert. Itu ANSOS!
Introvert itu adalah orang-orang yang mencari motifasi dari dalam diri, tidak suka mengekspos 'tentang dirinya' ke dunia luar. Biasanya senang menyendiri, tapi ga kaku saat bersama orang lain. Lebih suka belajar dengan mata dari pada mulut. Lebih termotifasi melakukan sesuatu karena buah pikirnya, daripada nasihat orang lain. Lebih senang memecahkan masalah dengan berpikir lalu mencari ilmunya dari manapun, dari pada bertanya atau curhat pada orang lain.
Jadi ... adakah orang introvert yang mudah bergaul? Periang? Senang bertemu orang lain?
Banyak! Mom salah satunya. Mom sulit bicara tentang "diri sendiri" kepada orang lain, kalau belajar tak banyak bertanya, lebih suka mengamati, lalu melakukannya sendiri.
Jadi jika kalian tertutup, sulit negur, gugup saat di keramaian, bingung mau ngobrol apa, milih di kamar dari pada keluar. Hati-hati! Bisa jadi kalian terkena penyakit mental "ANTI SOSIAL". Aware sebelum kalian jadi depresi!
Terakhir ... kenapa kita kudu gabung dan aktif di grup?
Ingat manusia itu makhluk sosial, dia diciptakan memang butuh orang lain. Kalau dalam Islam, Allah bilang, "Aku ciptakan manusia berbangsa-bangsa dan bersuku-suku, untuk saling kenal-mengenal."
Jadi dalam Islam, mengenal orang lain juga termasuk perintah. Ibaratnya, itu sebuah amal sholih yang bernilai pahala. Dan, Mom yakin, semua agama pun mengajarkan hal yang sama dalam hal memperbanyak teman.
Dengan berteman, kamu bisa belajar banyak hal. Dengan berkomunitas, kamu bisa melakukan sesuatu yang tak mungkin kamu lakukan sendiri, contohnya melaksanakan seminar ini. Dengan berteman, kita bisa lebih sehat, dengan banyak sahabat kita bisa terhindar dari hal2 negatif.
Closing statement Mommy:
Ingat, harimau hanya menerkam kambing yang berjalan sendirian.
Jadi jangan pernah sendirian!!!
Ok, done!
Selesai tugas Mommy, semoga kalian terpicu untuk berkenalan, meramaikan grup, melakukan sesuatu yang kreatif ... hingga hidup kalian lebih berwarna, dan lebih bersemangat.
Terima kasih atas perhatiannya, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
0 Response to "Kerja Sama: Tim Building: Amal Jama'i"
Post a Comment