Tokoh, Penokohan, dan Plot Hole
Tokoh, Penokohan dan Plot hole
Tokoh adalah unsur paling penting dalam sebuah cerita. Ia-lah yang nanti akan berperan menjadikan cerita kita bisa dinikmati dengan baik.
Tokoh tak selalu diperankan oleh manusia. Ia bisa hewan, seperti dalam cerita fabel, atau benda apapun seperti dalam sebuah cerpen yang menggunakan sudut pandang pihak kedua.
Andi Wicaksono dalam buku "Pengkajian Prosa Fiksi" (2017) memaparkan, bahwa tokoh adalah pelaku cerita, sedangkan penokohan adalah karakter yang dilekatkan pada si tokoh.
Sedangkan dalam "Teori Pengkajian Fiksi" (1998), Burhan Nurgiyantoro menuliskan bahwa tokoh cerita menempati posisi penting guna menyampaikan pesan penulis cerita kepada pembaca.
Tokoh?
1. Protagonis
Tokoh yang ditempatkan sebagai subjek cerita, berperan mengikuti alur dan membawa pesan dari penulis untuk pembaca
2. Antagonis
Tokoh kedua, yang ditempatkan sebagai pihak yang memghalangi protagonis mencapai tujuannya, biasanya diposisikan sebagai pemicu konflik
3. Tritagonis
Tokoh ketiga, yang ditempatkan sebagai pihak penengah, atau pihak yang membantu protagonis dalam menyelesaikan konflik
4. Figuran
Tokoh yang kemunculannya tidak signifikan, tidak mempengaruhi alur cerita, tapi harus ada untuk mendukung keutuhan isi cerita.
Biasanya Mommy meletakkan tokoh dan penokohannya di kepala outline. Kenapa?
Agar outline yang dibangun, tidak menyimpang dari karakter yang ditetapkan sebelumnya.
Tips membentuk penokohan
1. Kamu harus mampu memvisualisasi tokoh protagonismu, dan membayangkan tokoh-tokoh lain juga
2. Tentukan karakter tokohmu semampu kamu bisa membayangkannya
3. Masuk ke dalam pribadi tokohmu, dan buat mereka bicara seperti saat kamu berbicara
4. Riset
Bisakah karakter tokoh berubah? Bisa, tapi harus ada sebab. Jika tanpa sebab karakter tokoh berubah, akan terjadi plot hole yang menimbulkan tanda-tanya pada pembaca. Tentang waktu dan proses perubahan, bisa diolah dalam narasi cerita, sesuai keinginan penulis.
Apa itu plot hole?
Google search: Lubang/ tidak konsistennya suatu alur cerita/ film yang biasanya melawan arus logika dan tidak relevan
wibu-elit.blogspot: Sebuah celah atau kesalahan cerita yang terlewatkan oleh sang penulis
Vera: Sebuah celah akibat tidak telitinya penulis, yang membuat alur cerita terkesan menyimpang atau tidak masuk akal
*Jika dalam cerita nyata begitu banyak plot hole kita temukan, maka dalam dunia tulis menulis kita upayakan tidak ada plot hole.
Samarinda, 18 November 2021
(Veradina Rahmawati)
0 Response to "Tokoh, Penokohan, dan Plot Hole"
Post a Comment